Berita publikasi kinerja

Bappenda Kab. Sumedang Mulai Cetak SPPT PBB Tahun 2021

SUMEDANG, BAPPENDA.SUMEDANGKAB.GO.ID – Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Sumedang, kini mulai mencetak surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2021, untuk para Wajib Pajak (WP).

Menurut informasi, ratusan ribu SPPT ini, ditargetkan selesai tercetak pada akhir Februari, soalnya awal Maret 2021 mendatang semua SPPT tersebut harus sudah mulai disebar ke WP.
Menurut Kepala Bidang Pelayanan dan Verifikasi Bappenda Kab. Sumedang M Yusup Sahrulloh, jumlah SPPT PBB yang akan diterbitkan pada tahun 2021 ini totalnya sebanyak SPPT 829.488 lembar.
Ratusan ribu lembar SPPT ini, lanjut Yusup, nantinya akan langsung disebarkan ke para WP di 277 desa/keluarahan yang ada di wilayah Kab. Sumedang.

“Target kami, awal Maret 2021 kolektor PBB sudah dapat menyebarkan SPPT ini, dan langsung melakukan penagihan. Makanya akhir Februari ini, semua SPPT harus sudah selesai cetak,” kata Yusup.
Adapun untuk teknis penyebaran SPPT ini, apabila semua SPPT tersebut sudah selesai dicetak, maka pihaknya akan langsung mendistribusikan ke pemerintah kecamatan. Setelah itu, nanti biar pihak kecamatan yang mendisitribusikan SPPT tersebut ke desa-desa, supaya langsung disebarkan lagi ke para WP oleh pihak desa melalui kolektor PBB desa.

Sementara itu, mengenai target PBB untuk tahun 2021, Yusup pun menjelaskan, bahwa target PBB yang dikelola Bappenda Kab. Sumedang untuk tahun 2021 ini seluruhnya sebesar Rp Rp 70.313.002.741,-
Target ini, lanjut Yusup, memang mengalami kenaikan sebesar Rp 1.653.794.251,- dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 60 miliar-an.
Namun meski ada kenaikan target, tapi pihaknya optimis akan dapat mencapai target tersebut sesuai yang diharapkan. “Seperti biasa, untuk target penagihan PBB ini diusahakan harus bisa terkumpul pada bulan Sepetember mendatang. Makanya, apabila SPPT ini sudah selesai cetak, kami harap para kolektor bisa langsung bergerak cepat untuk melakukan penagihan ke WP,” ujarnya. (Bappenda Sumedang)*, (02/3/21).